Dewi Adikara’s Studio

Make Up Your Produk or Service at Dewi Adikara’s Studio! Dapatkan kepercayaan dari customer dengan produk kita yang terjamin kualitas dan mutunya

Sumber : Dewitri Indonesia – DETRINDO

Pentingnya Personal Branding di Era Pandemi – Personal branding pada dasarnya adalah bagaimana kita menunjukkan dan mempromosikan citra kita sebagai individu. Dengan memiliki personal branding, orang lain dapat melihat kombinasi unik dari keahlian dan pengalaman yang membuat kita menjadi diri kita yang sekarang. Membangun personal branding berarti memperlihatkan nilai unggul atau value yang membedakan kita dengan individu lain. Dengan demikian, tentu saja, hal ini memiliki pengaruh yang signifikan dalam kesukesan karier.

Pentingnya membangun personal branding sebagai persiapan karier memiliki perannya sendiri di masa pandemi yang tengah menjebak ini. Pandemi Covid-19 menjadikan semua orang fokus dengan komunikasi digital. Para pencari kerja atau kegiatan magang terbatas dalam ‘memasarkan’ diri mereka secara langsung. Alhasil, personal branding kita sepenuhnya dilihat dari representasi online yang kita tunjukkan, baik yang tersebar di website maupun sosial media.

Tantangan Personal Branding di Era Covid-19

Pandemi virus corona saat ini semakin mewabah keseluruh dunia termasuk Indonesia. Pandemi membuat interaksi manusia semakin dibatasi (social distancing), itu berarti untuk membangun personal branding akan semakin kecil ruang lingkup market sharenya.

Memaksakan diri untuk membangun personal branding akan berdampak buruk pada personal brand individu. Karena hal ini membutuhkan interaksi secara langsung dan pada era Covid-19, interaksi yang tidak dibatasi akan menimbulkan interprestasi yang buruk pada diri seseorang.

Mengambil keputusan untuk mengasingkan diri (self-isolation) dan tidak muncul alias menghilang tanpa kabar merupakan keputusan yang tidak tepat. Hal tersebut akan membuat personal brand seseorang meredup dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menghilang dari interprestasi masyarakat ketika melihat orang tersebut.

Sumber : Dewitri Indonesia – DETRINDO

Selanjutnya apa sih problem yang kerap terjadi sehingga kita perlu melakukan personal branding dalam masa pandemi begini ?

Nah, jadi banyak orang yang kehilangan jati dirinya (personal brand) dalam menghadapi tantangan saat pandemi ini. Ada banyak faktor yang melatarbelakanginya, salah satunya dikarenakan oleh faktor ekonomi. Dalam membaca peluang pasar ke depan maka personal brand yang dulu mereka bentuk (habit) tidak selamanya dapat dipertahankan.

Habit atau kebiasaan sangat erat kaitannya dengan interprestasi yang dapat menghasilkan sebuah brand yang melekat pada seseorang. Jangan sampai kebiasaan di era pandemi ini tidak lagi mencermintakan personal brand yang di harapkan.

Selain kehilangan jati diri, tantangan ini juga mempersempit ruang lingkup dalam membangun Personal branding yang membutuhkan interaksi. Hal ini tentunya perlu strategi baru dalam menyusun formula personal branding.

Sumber : Dewitri Indonesia – DETRINDO

Next kali ini mengenai solusi dalam mengatasi problem di personal branding dalam masa pandemi begini .

Jadi solusi untuk personal branding di masa pandemi yakni ada beberapa solusi yang harus dilakukan untuk membangun personal brand di era pandemi seperti saat ini. Solusi tersebut diantaranya adalah:

Tetap menjadi diri sendiri
Siapapun anda, tetaplah menjadi diri anda sendiri. dan berikan kontribusi sesuai dengan keahlian.

Jika anda seorang motivator, tetaplah menjadi motivator. Berikan kontribusi motivasimu untuk orang lain dalam menghadapai pandemi virus Covid Omicron ini.

Perkuat membangun personal brand di dunia maya
Untuk membangun personal branding dunia maya pertama-tama yang harus dimengerti terlebih dahulu media apa yang ingin digunakan. Media merupakan tools atau alat yang digunakan untuk memperluas market share brand seseorang.

Beri Kontribusi sesuai peran masing-masing seperti mulailah memikirkan dari sudut personal brand yang digeluti. Apa yang bisa diberikan di era pandemi seperti saat ini. Jika anda motivator, orang lain saat ini sedang membutuhkan motivasi anda untuk tetap semangat berkerja dari rumah, belajar dari rumah dan lainnya.

Kesimpulan :

Pandemi datang untuk menguji kekuatan dan keotentikan personal brand yang selama ini dibangun. Jangan sampai hancur reputasi, karena hal ini bukanlah sebuah musibah tetapi tantangan untuk memperkuat reputasi dan personal brand yang selama ini di bangun.

Berilah kontribusi dari sudut pandang masing-masing. Tentu kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan saat pandemi virus Omicron ini. Kontribusi individu akan menghasilkan interprestasi yang positif untuk reputasi individu tersebut di masa depan.

Mengambil keputusan untuk mengasingkan diri (self-isolation) dan tidak muncul alias menghilang tanpa kabar merupakan keputusan yang tidak tepat. Hal tersebut akan membuat personal brand seseorang meredup dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menghilang dari interprestasi masyarakat ketika melihat orang tersebut.

Untuk kalian yang ada problem mengenai Personal Branding bisa banget nih konsultasi dengan kami. Info lebih lanjut bisa langsung saja kontak nomor CS kami 087887885767, link nomor ada di bio instagram @dewitri.indonesia_detrindo. Konsultasi aja dulu siapa tahu cocok kan, tapi alhamdulillah banyak yang cocok sih. Terimakasih🙏🏻😊