Dewi Adikara’s Studio

Make Up Your Produk or Service at Dewi Adikara’s Studio! Dapatkan kepercayaan dari customer dengan produk kita yang terjamin kualitas dan mutunya

Seorang mukmin merasa berbahagia saat shalat karena dapat berkomunikasi dengan Allah SWT. zat yang dicintainya. Oleh karena itu, dia akan rela berlama-lama melakukannya.

Apa yang dimaksud dengan shalat? Secara umum, shalat adalah doa. Karena bacaan-bacaan shalat adalah doa. Secara khusus, shalat merupakan kegiatan ibadah tertentu, mengandung bacaan tertentu yang di awali takbir dan di akhiri salam. Maka dari itu, orang yang shalat dia tengah memohon kepda Allah SWT. Shalat merupakan wujud nyata dari keimanan.

Shalat memiliki kedudukan penting bagi setiap muslim. Shalat menghidupkan aqidah seseorang dan menentukan istiqomah tidaknya dia sebagai seorang muslim. Menegakkan shalat akan membebaskan manusia dari segala kelemahan.

Allah SWT menjanjikan keberuntungan bagi orang yang melaksanakan shalat. Hal ini menunjukkan bahwa ia mengenal Allah SWT. Begitu juga sebaliknya, orang yang tidak shalat sudah pasti ia tidak mengenal Allah SWT.

Shalat merupakan tiangnya agama. Seorang muslim yang shalat, maka ia tengah mengokohkan agamanya. Dan sebaliknya, jika tidak shalat maka ia tengah menghancurkan agamanya.

Bagaimana shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar?

Perbuatan keji (fahisyah) adalah perbuatan buruk yang disukai oleh nafsu. Sementara, perbuatan mungkar adalah perbuatan (selain keji) yang diingkari oleh akal dan tidak sesuai fitrah.

Shalat dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar jika dilakukan sesempurna mungkin.”

Baca juga: Shalat Dhuha

Ada tiga syarat kesempurnaan dalam shalat, yaitu:

  1. Ikhlas, memerintahkan kepada kebaikan
  2. Rasa takut, mencegah dari perbuatan mungkar
  3. Zikir, memerintahkan kepada kebaikan dan mencegah keburukan.

Bagaimana shalat diwajibkan kepada umat islam?

Sejak awal kerasulan, Nabi Muhammad sudah melakukan shalat bersama Khadizah dan Ali bin Abu Thalib. Awalnya, shalat yang diperintahkan adalah shalat malam. Kemudian berangsur-angsur sempurna menjadi shalat 5 waktu pada waktu Rasulullah Isra Mi’raj tahun 12 kenabian.

Umat Islam wajib melaksanakan shalat, karena shalat merupakan ukuran kualitas ibadah lainnya. Ibadah lain dari seorang muslim akan benar, jika shalatnya sudah benar. Sebagai kewajiban, shalat berpengaruh pada pahala dan dosa seorang muslim.

Shalat wajib memiliki waktu yang berbeda-beda untuk melaksanakannya. Dimulai dari sebelum terbitnya fajar, hingga ia tenggelam dan hari mulai malam. Pun demikian dengan keutamaan dalam waktu-waktu shalat, memiliki keutamaan yang berbeda. Apa sajakah itu? Yuk, kita simak berikut ini.

Pertama, keutamaan dari shalat subuh yaitu waktu dimana aktivitas organ tubuh mulai bekerja. Gerakan shalat subuh merupakan gerakan peregangan otot dan tulang yang sempurna bagi kesehatan. Hal ini membuat organ tubuh siap bekerja. Kedua, waktu shalat duhur. Saat seseorang melakukan shalat dzuhur, ia seperti sedang relaksasi. Dengan kata lain, panas jantung akibat aktivitas akan kembali normal.

Ketiga, shalat ashar dapat meningkatkan daya kerja kandung kemih. Sementara itu, yang keempat adalah shalat maghrib. Saat sedang shalat, suhu lingkungan dan aktivitas manusia mulai menurun. Sehingga, melalui shalat tubuh manusia akan menyesuaikan tubuh sekitar. Ini dapat berpengaruh baik pada kesehatan ginjal.

Terakhir shalat isya, adalah waktu dimulainya penurunan kerja organ tubuh setelah seharian beraktivitas. Aktivitas yang paling tepat adalah pendinginan. Dan shalat isya merupakan aktivitas yang pas dan tepat untuk pendinginan.

Baca juga: Gaji vs Rejeki

Sebenarnya, tersimpat banyak manfaat dibalik gerakan shalat. Teman-teman sudah tahu belum, apa saja manfaatnya? Simak yang berikut ini deh 😀

💙 Setiap gerakan shalat berpengaruh terhadap gerakan pelakunya. Gerakan-gerakannya merupakan metode penyembuhan sendiri.

💙 Takbiratul ihram membuat metabolisme dalam tubuh pelakunya menjadi optimal dan menguatkan sistem kekebalan tubuhnya.

💙 Gerakan bersedekap dalam shalat, merupakan bagian dari khusyuk dan mampu mencegah timbulnya penyakit persendian.

💙 Rukuk dalam jumlah 17 rakaat shalat, berdampak ada optimalnya sel-sel otak sebagai pusat pengendali seluruh sistem kerja tubuh.

💙 Gerakan iktidal hingga meletakkan kedua tangan di samping badan, membuat sisa metabolisme tubuh negatif keluar dari tubuh orang yang shalat.

💙 Sujud mengurangi tekanan darah tinggi, menambah kelenturan tulang, dan menghilangkan kesombongan.

💙 Duduk di antara dua sujud mengoptimalkan kinerja organ-organ tubuh yang berkaitan dengan reproduksi dan pencernaan.

💙 Posisi duduk saat tasyahud awal, akan menghindarkan pelakunya dari pikun, stroke, stres, dan sakit jantung.

💙 Duduk tasyahud akhir dan diakhiri dengan salam, membuat tekanan darah dalam tubuh dan irama jantung terkendali.

💙 Gerakan salam yang mengakhiri duduk tasyahud akhir mampu mengendalikan tekanan darah dan detak irama jantung dalam tubuh.

Semoga bermanfaat.

Sumber : BPII – Ayah, Bunda Bimbing Aku Pintar Shalat