Dewi Adikara’s Studio

Make Up Your Produk or Service at Dewi Adikara’s Studio! Dapatkan kepercayaan dari customer dengan produk kita yang terjamin kualitas dan mutunya


Dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘Anhuma, ia berkata:

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam mewajibkan zakat fitri dengan satu sho’ kurma atau satu sho’ gandum bagi hamba dan yang merdeka, bagi laki-laki dan perempuan, bagi anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar zakat tersebut ditunaikan sebelum manusia berangkat menuju shalat ‘Ied.” Muttafaqun ‘alaih (HR. Bukhari dan Muslim).

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang harus ditunaikan bagi seorang muzakki yang telah memiliki kemampuan untuk menunaikannya. Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus dikeluarkan sekali setahun yaitu saat bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri. Pada prinsipnya, zakat fitrah haruslah dikeluarkan sebelum sholat Idul Fitri dilangsungkan. Hal tersebut yang menjadi pembeda zakat fitrah dengan zakat lainnya.

Zakat fitrah berarti menyucikan harta, karena dalam setiap harta manusia ada sebagian hak orang lain. Bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, orang yang merdeka atau budak, anak kecil atau orang dewasa, wajib hukumnya. Dan tidak ada suatu alasan pun bagi seorang hamba Allah yang beriman untuk tidak menunaikan zakat fitrah. Ini perkara yang telah disepakati oleh para ulama.

Baca juga: Yuk Baca Perbedaan Infak, Sedekah, Zakat dan Wakaf

Hukum Zakat Fitrah

Zakat fitrah hukumnya wajib ditunaikan bagi setiap muslim yang mampu. Besar zakat fitrah yang harus dikeluarkan sebesar satu sho’ yang nilainya sama dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter bahan makanan pokok. Seperti beras, gandum, kurma, sagu, dan lain sebagainya, yang disesuaikan dengan konsumsi per orangan sehari-hari. Ketentuan ini didasarkan pada hadis sahih riwayat Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Nasa’i dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah telah mewajibkan membayar membayar zakat fitrah satu sho’ kurma atau sho’ gandum kepada hamba sahaya, orang yang merdeka, laki-laki, perempuan, anak-anak, dan orang dewasa dari kaum muslim.

Alhamdulillah, puasa mau mendekati hari ke-15. Beberapa hari lagi akan diberlakukan kewajiban sebagai seorang muslim dan muslimah untuk mengeluarkan zakat fitrah. Apalagi zakat fitrah ini dikeluarkan sekali dalam setahun yakni pada saat di bulan Ramadhan saja. Dari mulai bayi yang baru lahir, jika ia lahir masih di bulan Ramadhan dan masih jauh pada malam takbir atau sholat sunnah Idul Fitri sebelum terbit fajar. Maka sudah diwajibkan untuk membayar zakat fitrah.

Kalau di daerah saya, Sunda, pembayaran zakat fitrah itu per orang sekitar 3,25 atau 3, 5 liter. Ini untuk memudahkan anak muda menghitungnya 😁😍

Kalau sama uang lebih baik dilebihkan 😊 Karena mengingat harga beras dijual berkisar Rp. 7.000 sampai 10.000/liternya. Kalau ambil yang satu liter 10.000 dikalikan 3,25 liter sudah 32.500. Atau mau beras yang premium kualitas bagus, malah lebih bagus 😊 Karena zakat ini artinya membersihkan diri Kita.

Niat Zakat Fitrah

Adapun lafadz niatnya yaitu:

1. Niat zakat fitrah untuk diri sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺍَﻥْ ﺍُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْﺴِﻰْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardhu karena Allah Ta‘ala.”

2. Niat zakat fitrah untuk istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardhu karena Allah Ta‘ala.”

3. Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ……. ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku … (sebutkan nama), fardhu karena Allah Ta’ala.”

4. Niat zakat fitrah untuk anak perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ …… ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku … (sebutkan nama), fardhu karena Allah Ta‘ala.”

5. Niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻨِّﻰْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُﻨِﻰْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardhu karena Allah Ta‘ala.”

6. Niat zakat fitrah untuk orang yang diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ….… ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk … (sebutkan nama spesifik), fardhu karena Allah Ta‘ala.”

Baca juga: Sedekah

Doa Saat Menerima Zakat Fitrah

Bagi mereka yang menerima zakat fitrah, baik pribadi maupun panitia zakat fitrah disunnahkan untuk mendoakan pemberi zakat dengan doa-doa yang baik. Doa bisa dilafalkan dengan bahasa apa pun. Di antaranya, contoh doa saat menerima zakat fitrah seperti di bawah ini:

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin ….

Itulah sedikit ulasan mengenai zakat fitrah. Bagi yang sudah mampu secara ekonomi, harus selalu diingat bahwa, jika sudah mencapai nisob dan haul, minimal sudah setahun, sudah bisa dizakatkan. Biar Allah lancarkan usahanya, dijauhkan dari segala perkara yang haram ataupun subhat.

Semoga Allah senantiasa membimbing kita, agar tetap istiqomah dijalan-Nya. Dan apa yang kita lakukan, Allah meridhoinya. Aamiin allaahumma yaa Robbal ‘aalamiin.

Semoga bermanfaat 😊

Purwakarta, 07 Mei 2020